Rekor! Remitansi PMI 2025 Tembus USD 17 Miliar, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Seputar PMI

Rekor! Remitansi PMI 2025 Tembus USD 17 Miliar, Tertinggi Sepanjang Sejarah

26 Aug 2025 09:00 · 9 dibaca

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) mencatat pencapaian bersejarah: remitansi Pekerja Migran Indonesia (PMI) sepanjang Januari-Juli 2025 telah mencapai USD 10,2 miliar dan diprediksi akan melampaui USD 17 miliar pada akhir tahun — melampaui rekor sepanjang masa yang sebelumnya dipegang tahun 2023 sebesar USD 14,8 miliar.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengumumkan data ini dalam Rapat Dewan Gubernur BI, Selasa (26/8/2025).

Faktor Pendorong Lonjakan Remitansi

Beberapa faktor mendorong lonjakan signifikan remitansi PMI:

  • Kenaikan jumlah PMI: Penempatan PMI 2025 meningkat 25% dibanding 2024 berkat program BP2MI yang lebih aktif
  • Kenaikan gaji: Berbagai MOU bilateral yang ditandatangani 2024-2025 mendorong kenaikan gaji minimum PMI
  • Digitalisasi pengiriman uang: Platform digital memangkas biaya transfer hingga 80% sehingga PMI lebih banyak mengirim uang
  • Kebijakan Zero Cost: PMI tidak lagi terbebani biaya penempatan sehingga bisa mengirim uang lebih banyak sejak bulan pertama
  • Pelemahan rupiah: Nilai tukar yang menguntungkan mendorong PMI mengirim lebih banyak uang

Negara Pengirim Remitansi Terbesar

NegaraKontribusi (USD Miliar)Persentase
Arab Saudi4,224,7%
Malaysia3,822,4%
Taiwan3,118,2%
Hongkong2,414,1%
Jepang1,69,4%
Lainnya1,911,2%

Dampak bagi Ekonomi Indonesia

Perry menegaskan bahwa remitansi PMI merupakan sumber devisa terbesar ketiga Indonesia setelah ekspor migas dan non-migas, dan memberikan kontribusi nyata terhadap stabilitas nilai tukar rupiah.

"PMI adalah pahlawan devisa yang sesungguhnya. Setiap rupiah yang mereka kirimkan pulang adalah kontribusi nyata untuk ekonomi Indonesia," tegas Perry.

Sumber: Bisnis Indonesia, 26 Agustus 2025 | Foto: Bank Indonesia