Peluang Emas! Program Magang G to G ke Jepang 2025 Buka 5.000 Kuota Baru
JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan RI dan Japan International Trainee & Skilled Worker Cooperation Organization (JITCO) membuka 5.000 kuota Program Magang Government to Government (G to G) ke Jepang untuk tahun 2025. Ini merupakan ekspansi terbesar program magang G to G ke Jepang dalam sejarah.
Penandatanganan perjanjian dilakukan oleh Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli dan Direktur Jenderal Ketenagakerjaan Jepang, Hiroshi Yamamoto, di Tokyo.
Keunggulan Program Magang G to G
Program G to G berbeda dari program magang swasta biasa karena:
- Gaji setara pekerja Jepang: Minimal JPY 162.000/bulan (sekitar Rp 17,5 juta), sesuai UMR daerah setempat
- Tidak ada biaya rekrutmen: Semua biaya ditanggung pemerintah/perusahaan Jepang
- Akomodasi layak: Perusahaan wajib menyediakan tempat tinggal yang memenuhi standar
- Pelatihan bahasa Jepang gratis: 3 bulan sebelum keberangkatan dan 1 bulan setelah tiba
- Jalur upgrade: Peserta dapat melanjutkan ke status Specified Skilled Worker (SSW) setelah 3 tahun
Sektor yang Dibuka
Kuota 5.000 orang tersebar di berbagai sektor:
- Manufaktur/industri: 2.100 orang
- Pertanian & perikanan: 800 orang
- Konstruksi: 900 orang
- Perawatan lansia (Kaigo): 700 orang
- Kuliner (Hospitality): 500 orang
Cara Mendaftar
Pendaftaran dilakukan melalui aplikasi SiapKerja di siapkerja.kemnaker.go.id. Syarat utama: usia 18-30 tahun, pendidikan minimal SMA/SMK, tidak pernah bekerja di Jepang sebelumnya, dan bersedia menjalani proses seleksi ketat termasuk tes bahasa Jepang N5.
Pendaftaran dibuka mulai 1 September 2025 dan ditutup 31 Oktober 2025.
Sumber: CNN Indonesia, 25 Agustus 2025 | Foto: Kemnaker RI