HONGKONG – Rina Susanti (34), Pekerja Migran Indonesia asal Sukabumi yang bekerja sebagai asisten rumah tangga di Hongkong, berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan meraih gelar Master of Education (M.Pd) dari Universitas Terbuka Indonesia pada wisuda Juli 2025.
Pencapaian luar biasa ini ia raih sambil tetap bekerja selama 4 tahun, memanfaatkan setiap momen istirahat dan hari libur untuk belajar.
Motivasi Kuliah di Perantauan
Rina yang sebelumnya hanya lulusan SMA, memutuskan mendaftar program sarjana Universitas Terbuka pada 2017 saat pertama kali bekerja di Hongkong. Setelah lulus S1 pada 2021, ia langsung melanjutkan ke jenjang S2.
"Saya tidak mau hanya menghabiskan masa muda untuk bekerja tanpa meningkatkan kualitas diri. Di Hongkong, saya punya waktu libur setiap Minggu. Daripada hanya jalan-jalan, saya gunakan untuk belajar," cerita Rina.
Rutinitas Belajar di Perantauan
Rina memiliki jadwal belajar yang sangat disiplin:
- Setiap pagi sebelum majikan bangun (pukul 05.00-06.00 HKT): membaca materi kuliah
- Malam setelah semua pekerjaan selesai (pukul 21.00-23.00 HKT): mengerjakan tugas
- Setiap Minggu: mengikuti tutorial online dan diskusi kelompok belajar PMI
- Liburan Lebaran: digunakan untuk ujian komprehensif
Komunitas Belajar PMI Hongkong
Rina juga mendirikan grup belajar "PMI Berprestasi Hongkong" yang kini memiliki 340 anggota aktif. Grup ini menjadi wadah saling mendukung bagi PMI yang ingin meningkatkan pendidikan.
"Ada 12 teman yang sudah lulus S1, dan 3 orang sedang S2 bareng saya. Kami saling semangat. Kalau bisa, kami ingin membuktikan bahwa jadi PMI bukan penghalang untuk berprestasi," ujar Rina bangga.
Rencana Ke Depan
Setelah meraih gelar Master, Rina berencana pulang ke Indonesia dan mendedikasikan diri untuk pendidikan anak-anak PMI yang tertinggal akibat orang tua berkerja di luar negeri.
Sumber: Tempo.co, 20 Juli 2025 | Foto: Dok. Pribadi Rina Susanti
Wiwid Mawali Juarai Turnamen Badminton KBRI RIyadh 2024
Sah! KBRI Riyadh Jalin Kolaborasi dengan JAPRI Sukseskan Pesta Rakyat HUT ke-79 RI
SERIAL PMI (Jilid-3): Energi Bola
SERIAL PMI : Setelah IMD