BREBES – Sumiati (46), Pekerja Migran Indonesia asal Desa Pesantunan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, membuktikan bahwa pengorbanan seorang ibu tidak mengenal batas. Selama 10 tahun bekerja di Arab Saudi, ia rela hidup hemat demi mewujudkan satu mimpi: menyekolahkan ketiga anaknya hingga perguruan tinggi.
Dan mimpi itu kini menjadi kenyataan. Anak pertamanya, Fauzi (24), kini menjadi sarjana teknik. Anak kedua, Ika (22), sedang menempuh semester akhir di fakultas kedokteran. Dan si bungsu, Rizal (19), baru saja diterima di Universitas Indonesia jurusan Hukum.
Pengorbanan yang Tak Terhitung
Sumiati tidak menyembunyikan betapa beratnya pilihan yang ia buat: meninggalkan anak-anak kecil demi bekerja di negeri orang.
"Waktu saya berangkat, Fauzi baru 14 tahun. Ika 12, dan Rizal baru 9. Saya menangis setiap malam selama dua tahun pertama. Tapi saya bertekad, air mata saya harus ada gunanya," kenang Sumiati.
Dari gaji awal SAR 700 per bulan, Sumiati selalu mengirimkan minimal 80% ke Indonesia. Sisanya untuk makan dan kebutuhan minimum sehari-hari. Ia tidak pernah membeli barang mewah atau berwisata selama 10 tahun.
Strategi Keuangan yang Cermat
Sumiati tidak hanya menabung, ia juga menginvestasikan penghasilannya dengan bijak:
- Membeli tanah kaveling secara mencicil dari 2015-2018
- Membangun rumah sederhana yang kini disewakan Rp 8 juta per tahun
- Mendepositokan sebagian tabungan di bank syariah
- Membeli 2 ekor sapi yang dikembangbiakkan oleh saudaranya
Kini Saatnya Pulang
Sumiati berencana pulang ke Indonesia permanen tahun ini. "Saya sudah cukup. Sekarang saatnya saya menemani anak-anak dan menikmati hasil kerja keras saya. Saya ingin ada di sidang skripsi Ika, dan hadir di hari pertama Rizal kuliah," ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Sumber: Kompas.com, 12 Agustus 2025 | Foto: Dok. Pribadi Sumiati
Wiwid Mawali Juarai Turnamen Badminton KBRI RIyadh 2024
Sah! KBRI Riyadh Jalin Kolaborasi dengan JAPRI Sukseskan Pesta Rakyat HUT ke-79 RI
SERIAL PMI (Jilid-3): Energi Bola
SERIAL PMI : Setelah IMD