Semua tulisan
Tips Hidup di Riyadh

Lima Hal yang Saya Harap Diberitahu Sebelum Tiba di Riyadh

Bulan pertama di Riyadh adalah bulan yang paling melelahkan, dan bukan karena pekerjaannya. Semua urusan datang bersamaan sementara kita belum tahu harus mulai dari mana.

Pertama, iqamah. Simpan foto iqamah dan paspor di ponsel sejak hari pertama. Banyak urusan, dari membeli kartu perdana sampai mendaftar layanan kesehatan, meminta nomor iqamah sebelum kartunya sendiri jadi.

Kedua, rekening bank. Buka rekening secepat yang diizinkan perusahaan. Menerima gaji tunai terasa praktis di bulan pertama, tapi menyulitkan saat mengirim uang ke keluarga dan tidak meninggalkan catatan apa pun kalau suatu saat ada selisih.

Ketiga, transportasi. Aplikasi taksi daring jauh lebih murah daripada mencegat mobil di pinggir jalan, dan tarifnya terlihat sebelum berangkat. Untuk perjalanan rutin ke tempat kerja, cari teman satu arah sejak awal.

Keempat, cuaca. Musim panas di sini bukan sekadar panas. Bawa botol air ke mana pun, dan jangan menunggu haus untuk minum. Kalau harus keluar siang hari, tutup kepala dan lengan; itu lebih penting daripada terlihat santai.

Kelima, dan ini yang jarang dibicarakan: rasa sepi. Bulan pertama biasanya berat karena rutinitas belum terbentuk dan kabar dari rumah terasa jauh. Cari komunitas sejak awal, ikut satu kegiatan saja, walau hanya duduk mendengarkan. Itu memendekkan bulan pertama lebih dari tips mana pun di daftar ini.

Form Kita Data PMI Blog Pengaduan Masuk